Friday, August 6, 2010

SeRi SeORANg YanG BERNaMa peRemPuAn

Bila kuingati
Antara dua realiti ini
Kekuatanku kian hilang
Tetapi untungnya
Aku menyedari hakikat ini
Kerana yang hidup pasti akan mati

Waktu sepi kian menyapa
Kurasakan antara ada dengan tiada
Lalu kucatatkan harapan pada angin
Pada ombak yang memutih....
Erti sebuah kerinduan..

Dan setiap kali sepi menyapa
Aku susuri lorong-lorong sempit
Mencari sebuah nama yang hilang
Dipeluk bumi Tuhan yang Esa...

Dan tiap kali aku bicarakan
Dalam bayangan kasih yang melambai
Di penjuru tasik hati
Kurasakan tanganku menggamit
Secebis harapan dan impian

Biarpun sempat aku melambai
Harapan pun terus terkulai
Itulah harapan,itulah impian
Itulah aku yang bernama perempuan.......

No comments:

Post a Comment